Kamis, 14 Januari 2021

MENULIS? SIAPA TAKUT (5) Bersama Mr. Bams


Speechless seketika, begitu membaca judul (Menebarkan Semangat Hobi Menulis untuk Gerakan Literasi Sekolah) pada flyer pelatihan belajar menulis pertemuan kelima malam ini. Saya menganggap diri saya belum punya bekal apa-apa dalam dunia literasi, ini malah disuguhkan materi yang sungguh luar biasa. Otak serasa berat untuk diajak bekerja, mencerna dan memahami judul. Namun, begitu mengetahui sang narasumber, saya sangat tersanjung karena telah diberi kesempatan untuk mengikuti dan menimba ilmu yang begitu wow . Bismillah, siapa yang bertekad untuk kebaikan, pasti Allah akan memberikan kemudahan.

Ya, bapak Bambang Purwanto, S.Kom, Gr didapuk menjadi narasumber malam ini, dengan dipandu moderator yang lembah manah, dan tidak sombong yaitu bu Aam Nurhasanah, S.Pd. Mr. Bams merupakan alumni pelatihan belajar menulis angkatan 8. Saat ini beliau aktif sebagai Guru TIK di SMP Taruna Bakti Bandung, Koordinator literasi serta pembina pramuka pada sekolah tersebut. Selain itu, sederet aktivitas Mr. Bams yang cukup membuat mata saya terbelalak diantaranya Pengurus pokja literasi Disdik kota Bandung, Ketua TBM AS Lebakwangi, CEO Penamrbams.id, CEO channel youtube pena Mr. Bams, Ketua RW 13 Lebakwangi Asri, Pendongeng perpustakaan kabupaten Bandung, Ketua forum FTBM kabupaten Bandung dan narasumber kelas menulis binaan om Jay. 

Sederet aktivitas Mr. Bams juga dibarengi raihan prestasi yang begitu luar biasa. Lagi-lagi, mata saya dibikin terbelalak atas pencapaian-pencapaian yang #%*(^%$!?<": (tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata). Di tahun 2013, beliau mendapat penghargaan sebagai juara 1 TBM se kabupaten Bandung, disusul juara 2 TBM se Jawa Barat. Berlanjut di tahun 2014 lagi-lagi mendapat anugerah juara 1 TBM se kabupaten Bandung dan juara 1 TBM se Jawa Barat. Sungguh pencapaian yang luar biasa selama 2 tahun berturut-turut. Pada tahun 2017, Mr. Bams mendapat penghargaan berupa medali WJLRC. Lalu di tahun 2018 beliau berkesempatan memperoleh Sabilulungan Award. Tahun 2019 menjadi tahun yang bisa dikatakan "panen prestasi" bagi Mr. Bams. Bagaimana tidak? Di tahun ini beliau mendapat penghargaan berupa juara 1 TBM keteladanan se kabupaten Bandung, Guru Inspiratif Een Sukaesih Award dan Anugrah Widya Pratama 2019 sebagai Penggiat Literasi.

Lagi dan lagi, saya dibuat speechless setelah diminta Mr. Bams untuk sejenak mengintip profil GLS di sekolah tempat beliau mendedikasikan dirinya dalam dunia literasi https://penamrbams.id/berbagi-di-kelas-menulis-om-jay-hari-rabu-13-januari-2021/. Beliau juga memberikan pengantar yang sangat dalam yaitu saat kita memiliki hobi menulis, tak sebatas menuntaskan keinginan memiliki blog dan menerbitkan buku. Seorang guru tentunya diharapkan bisa menjadi penggerak literasi di sekolahnya masing masing. Kalimat ini begitu menggetarkan batin saya, apakah saya mampu? Kata dan kalimat yang baik menjadi kekuatan dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini, seperti yang tertuang dalam video pendek Mr. bams di https://www.youtube.com/watch?v=PkLTlCHi-sc&feature=youtu.be. Setiap hari beliau selalu konsisten memberikan suntikan semangat melalui kata dan kalimat yang diunggah pada media sosial yang dimiliki.

Kemudian beliau mulai menceritakan program GLS di SMP Taruna Bakti yang dimulai tahun 2015 silam. Awalnya beliau membuat program kegiatan gerakan 15 menit membaca sebelum belajar, dan dipercaya oleh kepala sekolah untuk terlibat sebagai penata program karena kepala sekolah melihat Mr. Bams mampu dan telah mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang telah dirintis sejak 2011. Program-progam yang beliau hadirkan sangat menarik antara lain Senin Membaca Kitab Suci (SMKS), Selasa-Kamis : membaca buku non pelajaran, Jumat Ayo Menulis (JAM), dan Bincang literasi
Tujuannya agar anak-anak punya kemampuan bicara (https://youtu.be/7rlfo7BONsw). Setiap hari Mr. Bams juga mencatat serta membuat laporan tentang progres literasi antar kelas, dimana nanti setiap kelas akan mendapat point literasi (http://literasi.smp.tarunabakti.sch.id/point-literasi-kelas-7-semester-ganjil-tahun-ajaran-2020-2021/). Berkat kerja keras dan konsistensi Mr. Bams dalam mengelola GLS di SMP Taruna Bakti, pada tahun 2019 mendapay Juara Literasi 1 se Kota Bandung, dan mendapatkan anugerah utama untuk bidang literasi. Serta mendapatkan penghargaan perorangan sebagai Penggiat Literasi.

Setelah panjang lebar memberikan penjelasan, beliau memberikan kesempatan pada peserta untuk melontarkan beberapa pertanyaan yang saya rangkum diantaranya :
1. Bagaimana cara membangkitkan minat literasi terutama menulis pada siswa di sekolah, mengingat anak zaman sekarang kemampuan menulis sangat kurang. Program literasi akan sangat membantu kemampuan anak-anak menulis. Mulailah dengan progtam membaca 15 menit sebelum belajar setiap hari di luar waktu jam belajar. Hasil membaca bisa dituliskan, dalam bentuk review. Kami meransang menulis dengan program Kalimat Bahagia setiap hari Jumat (http://literasi.smp.tarunabakti.sch.id/kalimat-bahagia-smp-taruna-bakti-bulan-agustus-2020-2/)
2. Bagaimana membuat program literasi yang betul betul melibatkan seluruh aspek yang ada di sekolah? Mulailah dari yang sederhana. Buatlah sosialisasi pelaksanaan GLS, kemudian bentuk TIM GLS dan buatlah program yang memungkinkan.
3. Bagaimana program menumbuhkan cinta membaca dan menulis agar program yang sudah ada diminati dengan kesadaran bukan terpaksa karena tugas sekolah? Sebuah program di sekolah akan berhasil apabila dilakukan terua menerus dan adanya monitoring. Saya punya data setiap harinya kelas ini yang baca berapa orang? nama yang baca buku siapa saja. Sehingga Wali kelas bisa mengingatkan bagi siswa yang belum membaca.
4.  Bagaimana cara menerapkan program literasi disekolah sehingga bisa jalan dan para siswa tertarik untuk baca? Sebagai penggiat literasi harus mau menjalankan secara perlahan dan terus menerus mengajak muridnya untuk membaca 15 menit. Minta dukungan kepala sekolah dan bapak ibu guru. Lakulan bersama kegiatan ini, sehingga menjadi sebuah gerakan yang dilakukan terus menerus. Dibutuhkan orang yang mau konsisten menjalaninya. Agar tertarik berilah kebebasan mereka memilih buku yang mereka sukai atau butuhkan. Hobinya musik, cari buku tentang musik. Murid butuh belajar menggambar di komputet, carikan buku tentang Corel misalnya. Sehingga anak-anak tidak terkekang.

Sebagai penutup, Mr. Bams memberikan wejangan yaitu kita bisa berlatih menulis setiap hari dari apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan kita lakukan. Menulis dapat dilakukan pada blog, media sosial yang dimiliki, serta bergabung pada buku antologi. Satu lagi yang membuat saya takjub yaitu, lakukanlah peran sebagai penggiat literasi di sekolah sehingga motivasi bertambah. Sejatinya hidup adalah saling berbagi semangat, maka kita akan menemukan kebahagiaan dari apa yang sudah kita lakukan, pungkas Mr. Bams.


 

10 komentar:

  1. Terus menulis, tebarkan semangat membaca.

    Salam Liteasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mr. Bams atas apresiasinya, semangat berkarya, semangat menginspirasi

      Hapus
  2. terima kasih sudah mengerjakan tugasnya dengan baik

    BalasHapus
  3. Bagus pak...menulis dengan gayanya sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih harus banyak belajar pak, justru karya anda yang luar biasa, dan patut dicontoh. semangat berkarya semangat menginspirasi

      Hapus
  4. Balasan
    1. terima kasih bu, masih harus banyak belajar dari master di sini. semangat berkarya semangat menginspirasi

      Hapus
  5. Balasan
    1. Terima kasih bapak, mari semangat berkarya semangat menginspirasi

      Hapus

PROFIL

  Nama : Miftahul Hadi, S.Pd. Unit Kerja : SD Negeri Raji 1 Demak Jabatan : Guru Kelas Surel : miftahulhadi83@guru.sd.belajar.id No WA : 085...